
- 2026-08-05 09:43:05
Bacaan : 2 Samuel 24
Alkitab mengajarkan bahwa kita tidak mungkin mengerti tindakan Allah sepenuhnya, karena Ia adalah Allah yang tidak terbatas, sedangkan kita makhluk terbatas dan lemah.
Nas hari ini penuh dengan misteri yang tidak dijelaskan. Murka TUHAN menyala terhadap orang Israel dan Ia memengaruhi Daud untuk menghitung orang Israel dan Yehuda (1). Daud kemudian memerintahkan Yoab untuk melakukan sensus. Walaupun pada awalnya Yoab berusaha mencegah Daud, tetapi karena Daud bersikeras, maka akhirnya sensus tetap dilakukan (3-4). Namun, setelah itu gundahlah hati Daud dan ia memohon kepada Allah untuk menyingkirkan kesalahannya (10). Tetapi, Allah mengirim Nabi Gad untuk menyuruh Daud memilih hukuman yang akan dijatuhkan, apakah tujuh tahun kelaparan, atau tiga bulan Daud dikejar musuh, atau tiga hari sampar di negeri (12-13). Daud memilih sampar, dan TUHAN mendatangkan sampar yang mematikan 70.000 orang (15).
Kita tidak tahu mengapa sensus yang dilakukan Daud itu salah, mungkin karena Daud sekarang menganggap dirinya hebat. Kita juga tidak diberi tahu apa yang menyebabkan TUHAN murka kepada orang Israel. Dalam 3 pilihan yang diberikan kepada Daud, kita bisa menduga, Daud tidak akan memilih 7 tahun kelaparan, karena ia pernah mengalami 3 tahun kelaparan (lih.psl. 21). Daud juga tidak akan memilih dikejar musuh karena ia sudah kenyang dikejar-kejar oleh Saul. Jadi, masuk akal bila Daud memilih 3 hari Allah memberikan sampar. Tetapi lihat, apa yang Daud pilih sejalan dengan kehendak Allah, yang memang murka terhadap Israel, sehingga 70, 000 orang Israel mati.
Dalam kehidupan ini banyak hal yang kita tidak mengerti mengapa terjadi seperti ini atau itu. Ulangan 29:29 mengatakan "Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita". Artinya, kita tidak usah mencari tahu, karena itu bukan bagian untuk kita mengerti. Kita hanya perlu menyadari bahwa pada akhirnya semua akan terjadi sesuai apa yang telah Allah tetapkan. Jadi, apa pun yang terjadi, kita perlu menerimanya dengan hati bersyukur walau kita tidak mengerti.
