
- 2021-08-23 22:53:30
Baca: Efesus 6:1-9
"Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau
ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari
Tuhan." Efesus 6:8
Secara umum hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita
dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Sedangkan kewajiban adalah
sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan. Hak dan kewajiban adalah dua
aspek yang tidak terpisahkan dan saling berkaitan. Bila seseorang sudah
melaksanakan kewajibannya dengan baik maka secara otomatis hak akan menjadi
bagiannya. Namun banyak orang lebih mengedepankan hak, alias menuntut
haknya dipenuhi terlebih dahulu, tetapi urusan kewajiban diabaikan. Jadi
menuntut hak secara penuh tetapi tidak menjalankan kewajiban sesuai harapan.
Untuk mewujudkan sebuah kemitraan yang baik hak dan kewajiban haruslah berjalan
secara seimbang. Seorang hamba, dalam situasi dan kondisi apa pun,
berkewajiban untuk taat pada tuannya yaitu mengerjakan dengan sungguh-sungguh
apa yang menjadi tugasnya. "Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu
yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu
taat kepada Kristus, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan
hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati
melakukan kehendak Allah, dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti
orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia." (Efesus
6:5-7). Taat artinya memberi diri dengan menundukkan keberadaan diri
sebagai sikap hormat yang keluar dari dasar hati yang terdalam, bukan
kepura-puraan atau sebatas menyenangkan sang tuan. Ini berbicara tentang
dedikasi dan loyalitas.
Ketaatan kepada tuan harus disamakan dengan taat kepada Kristus, yaitu
melakukan tugas dengan segenap hati sebagai kehendak Tuhan atas dirinya.
Sebagai tuan kita pun harus tahu apa yang menjadi bagian kita yaitu memenuhi
kewajiban dengan baik. Firman Tuhan memperingatkan, "Janganlah
engkau memeras sesamamu manusia...janganlah kautahan upah seorang pekerja
harian sampai besok harinya." (Imamat 19:13). Secara tegas
rasul Paulus menyatakan entang kemahatahuan dan keadilan Tuhan atas para tuan
yang tidak memenuhi tanggung jawabnya (Efesus 6:9).
Berkat tersedia bagi hamba-hamba dan tuan-tuan yang mampu menjalankan
perannya sesuai kehendak Tuhan!
