
- 2021-06-25 13:11:42
Baca: Ulangan 8:1-20
"Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN,
Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan
hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni,
apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak."
Ulangan 8:2
Mengikat Tuhan adalah sebuah perjalanan yang panjang, tidak
cukup diwakili hanya dengan menjadi anggota di salah satu gereja, tampak rajin
datang ke ibadah atau terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan. Mengikut Tuhan
berarti kita hidup dalam kehendak dan rencana-Nya. Kehendak Tuhan dalam
hidup orang percaya adalah agar kita hidup seperti cara hidup
Tuhan. "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib
hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1 Yohanes 2:6),
menjadi serupa dengan Kristus. Hidup yang sama seperti Kristus akan
terwujud apabila kita benar-benar "...menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,"
(Filipi 2:5). Pertanyaan: apa yang terdapat dalam pikiran dan perasaan
Kristus? Tidak ada jawaban lain selain hidup menuruti kehendak Bapa dan
menyenangkan hati Bapa.
Tuhan menyediakan berkat yang luar biasa bagi setiap orang
yang hidup seturut kehendak-Nya. Untuk bisa menikmati berkat Tuhan orang
percaya harus terlebih dahulu masuk dalam 'proses'nya Tuhan, seperti
bangsa Israel harus mengalami pembentukan di padang gurun sebelum mencapai
Tanah Perjanjian. Proses ini bertujuan untuk menguji ketaatan dan
ketekunan kita dalam mengikut Tuhan. Manusia memiliki kecenderungan
mengandalkan kekuatan sendiri, mengandalkan harta atau kekayaan daripada hidup
mengandalkan Tuhan. Karena itu sebelum umat Tuhan memasuki Tanah
Perjanjian Ia mendidik mereka di padang gurun. Padang gurun adalah
'sekolah' untuk mereka belajar hidup mengandalkan Tuhan sepenuhnya.
Padang gurun adalah gambaran tentang situasi yang sulit, penuh tantangan,
mungkin menakutkan dan bahkan sangat kritis.
Perjalanan padang gurun yang harus dilewati oleh bangsa
Israel adalah kehendak Tuhan (ayat nas). Tujuan Tuhan adalah bukan
penderitaannya, melainkan agar mereka belajar rendah hati. Padang gurun
juga menjadi ujian iman dan ketaatan. Saat dalam masalah akan terlihat
jelas kualitas iman dan seberapa jauh kita mau taat kepada Tuhan.
Sesulit apa pun proses yang kita jalani tetaplah berpegang
pada firman Tuhan.
