
- 2021-06-07 09:14:46
Baca: Yesaya 44:21-28
"Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut
diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah
kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau!" Yesaya 44:22
Semua orang pasti mengakui dengan jujur bahwa dosa itu memang
nikmat. Itulah sebabnya banyak orang sulit sekali untuk bisa lepas dari
dosa tersebut. Sekalipun tahu bahwa upah dosa adalah maut dan kematian
kekal (Roma 6:23), tetapi banyak orang pura-pura tidak tahu, sehingga
mereka tetap saja melakukan dosa. Anehnya, hal ini juga terjadi di
kalangan orang percaya Tuhan. Meskipun sadar bahwa Kristus telah
menyelamatkan dirinya dari dosa melalui pengorbanan-Nya di kayu salib, dan
menjadikannya sebagai orang-orang yang telah dibenarkan (bukan lagi hamba
dosa, melainkan hamba kebenaran), tapi mereka kembali lagi ke dalam kehidupan
dosa. Alasan yang dikemukakan sangatlah klasik yaitu digoda oleh
Iblis. Mereka menjadikan Iblis sebagai kambing hitam.
Hal ini juga terjadi pada bangsa Israel, yang meskipun telah dibebaskan
dari perbudakan di Mesir, namun sebagian besar ingin kembali ke Mesir demi
menikmati kesenangan daging: "Kita teringat kepada
ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan
semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih. Tetapi sekarang kita kurus kering, tidak ada sesuatu apapun,
kecuali manna ini saja yang kita lihat."
(Bilangan 11:5-6). Mereka suka menjadi budak daripada menjadi orang yang
merdeka! Kita yang sudah diselamatkan oleh darah Kristus harus berani
keluar untuk menanggalkan kehidupan lama, meninggalkan segala bentuk
dosa. Firman Tuhan menegaskan, "...kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat
kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang
besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada
terang-Nya yang ajaib:" (1 Petrus 2:9).
Selama kita masih 'nyaman' dengan dosa, bukan
salah Tuhan bila doa-doa kita tak beroleh jawaban, sebab "...yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu,
dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak
mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59:2).
Tuhan sudah menebus kita, karena itu tinggalkan dosa dan
jangan pernah kembali!
