CARA PANDANG KITA: MEMPENGARUHI HIDUP KITA

  • 2021-01-27 10:51:56

Baca:  Bilangan 13:1-33

"Mereka membawa pulang kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu."  Bilangan 13:26b

Masalah yang dialami, situasi atau keadaan yang terjadi di sekitar bisa berdampak buruk namun juga bisa mendatangkan kebaikan. Hal itu bergantung dari cara kita memandang atau menyikapinya. Masalah berat dan situasi sulit seringkali menjadi beban yang begitu menekan dan membuat orang menjadi patah semangat dan menyerah. Hati dan pikiran dikuasai oleh ketakutan dan kekuatiran, akhirnya sikap pesimis pun menguasai.

Suatu ketika Musa mengutus 12 orang pengintai untuk pergi mengintai tanah Kanaan. Kedua belas orang itu adalah para pemimpin dari masing-masing suku di Israel. Menjadi perwakilan suku berarti bukanlah sembarang orang, melainkan orang-orang pilihan yang memiliki potensi dan kualitas hidup yang sangat mumpuni. Namun meski sama-sama mengintai tempat (obyek) yang sama dan lamanya waktu untuk mengintai juga sama, yaitu empat puluh hari (Bilangan 13:25), tapi mereka pulang dengan membawa laporan yang berbeda: 10 orang memberikan laporan negatif, sehingga semua orang yang mendengarnya menjadi takut dan was-was. 2 orang membawa laporan positif, yang menguatkan dan membangkitkan semangat. Mengapa hasil laporannya ada dua versi? Yang membedakan adalah cara pandang! Kalau kita memandang diri kita ini penuh kekurangan dan keterbatasan, kita pasti lemah dan menjadi takut:  "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita."  (Bilangan 13:31). Mereka merasa kecil sedangkan musuh tampak besar seperti raksasa yang sepertinya mustahil dikalahkan. Mereka langsung gemetar melihat orang-orang yang mendiami Kanaan berperawakan seperti raksasa (Bilangan 13:32-33).

Jangan mau dikalahkan situasi! Jangan termakan provokasi Iblis! Kita harus punya iman seperti Yosua dan Kaleb:  "Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!"  (Bilangan 13:30). Iman Yosua dan Kaleb menjadi bangkit oleh karena pandangannya terarah kepada Tuhan!  "Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah."  (Mazmur 16:8).

Pandanglah terus hanya kepada Tuhan Yesus! Bersama Dia kita pasti sanggup menanggung segala perkara!




OTHER RENUNGAN


Kapan Menikah ?

Bacaan : 1 Korintus 7:1-16 Ada yang berpendapat bahwa hidup seseorang belum lengkap jika ia belum menikah. Benarkah? Apakah semua ...

Lihatlah Anak Domba Allah

Bacaan : Yohanes 19:28-37 Di awal injil Yohanes, penulis Injil memperkenalkan Yesus sebagai "Anak Domba Allah" ( ...

Keraguan Dalam Pergulatan Iman

Bacaan : Yohanes 20:24-29 Dalam dinamika iman, salah satu faktor yang tak terelakkan adalah keraguan. Ada hal-hal yang menjadi mis ...

Percaya Dan Tidak Percaya Yesus

Bacaan : Yohanes 12:37-43 Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemukan ada orang-orang yang ragu-ragu, bahkan takut untuk per ...

Hidup Dalam Rasa Syukur

Bacaan : 2 Korintus 9:6-15 Hidup sering dipenuhi dengan berbagai kekhawatiran. Kita kerap terfokus pada kekurangan kita, keinginan ...