
- 2021-05-11 08:36:08
Baca: 2 Raja-Raja 3:9-27
"Dan itupun adalah perkara ringan di mata TUHAN; juga orang Moab akan
diserahkan-Nya ke dalam tanganmu." 2 Raja-Raja 3:18
Ketika Yoram (raja Israel), Yosafat (raja Yehuda) dan raja
Edom bersepakat untuk menempuh perjalanan jauh dengan maksud hendak berperang
melawan Moab, di tengah-tengah perjalanan sesuatu yang tak diinginkan terjadi,
seperti tertulis: "...sesudah mereka berkeliling tujuh hari
perjalanan jauhnya, maka tidak terdapat air untuk tentara dan untuk hewan yang
mengikuti mereka." (ayat 9). Saat dalam kesukaran ini
segeralah mereka menemui nabi Tuhan (Elisa), atas saran dari pegawai raja
Israel, untuk meminta petunjuk dan pertolongan dari Tuhan. Respons Elisa
melihat kedatangan mereka? Awal-awalnya Elisa sampai menolak, "Apakah
urusanku dengan engkau? Pergilah kepada para nabi ayahmu dan kepada para nabi
ibumu." (ayat 13a), tetapi karena di situ ada Yosafat
(raja Yehuda), akhirnya hati Elisa pun menjadi luluh dan kemudian ia
mengabulkan permintaan mereka. "...jika tidak karena
Yosafat, raja Yehuda, maka sesungguhnya aku ini tidak akan memandang dan
melihat kepadamu." (ayat 14).
Atas petunjuk Tuhan, Elisa memerintahkan mereka untuk memanggil pemetik
kecapi: "Pada waktu pemetik kecapi itu bermain kecapi, maka
kekuasaan TUHAN meliputi dia." (ayat 15). Memainkan
kecapi (alat musik) ini berbicara tentang pujian dan penyembahan
kepada Tuhan. Ketika puji-pujian dinaikkan, hati Tuhan disenangkan dan
hadirat-Nya akan turun melawat umat-Nya, sebab "...Engkaulah
Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel."
(Mazmur 22:4); dan di mana ada lawatan Tuhan, sesuatu yang besar dan
ajaib pasti dinyatakan di tengah-tengah umat-Nya.
Sementara kecapi dimainkan, Tuhan menyatakan kehendak-Nya, "Biarlah
di lembah ini dibuat parit-parit," (2 Raja-Raja 3:16), meski
secara kasat mata "Kamu tidak akan mendapat angin dan hujan,
namun lembah ini akan penuh dengan air, sehingga kamu serta ternak sembelihan
dan hewan pengangkut dapat minum." (ayat 17), bahkan mereka
mendapatkan berkat ganda dari Tuhan, "...juga orang Moab
akan diserahkan-Nya ke dalam tanganmu." (ayat 18b).
Pergumulan hidup apa yang sedang Saudara alami?
Sekalipun masalah yang kita alami sepertinya tidak ada jalan keluar, di mata
Tuhan itu perkara yang teramat ringan, karena Dia Mahasanggup dan Mahakuasa!
