LEBIH TAJAM DARI PEDANG BERMATA DUA

  • 2020-08-01 07:25:53

Baca:  Ibrani 4:1-13

"Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita."  Ibrani 4:12

Pedang bermata dua adalah salah satu senjata andalan tentara Romawi di zaman dahulu, yang memiliki panjang sekitar 0,75 meter dengan kedua sisi dan ujungnya tajam. Bila ada seseorang sedang mengayunkan pedang itu, tak ada orang yang berani mendekat. Bila ia tetap nekat mendekat pastilah akan terluka parah dan kemungkinan bisa mati. Dengan senjata itulah bangsa Romawi mampu menaklukkan musuh-musuhnya.

Orang percaya patut berbangga hati karena memiliki senjata yang lebih hebat dari pedang bermata dua mana pun, yang menjadi perlengkapan rohani kita supaya kita dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis (Efesus 6:11); senjata yang mampu menghancurkan Iblis dan bala tentaranya, senjata yang sanggup menembus roh-roh jahat dan penguasa-penguasa di udara. Senjata itu adalah pedang roh, yaitu firman Tuhan! Firman Tuhan adalah perkataan Tuhan sendiri yang mengandung kekuatan dan kuasa yang teramat besar. Alkitab menegaskan bahwa  "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu."  (Roma 10:8). Sudahkah kita menggunakan pedang roh itu untuk melawan kuasa si jahat dan menahan setiap serangannya setiap hari?

Betapa dahsyatnya jika firman Tuhan tersebut kita perkatakan dengan iman, sebab ada tertulis: "demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya."  (Yesaya 55:11). Hidup kita pasti berkemenangan setiap hari bila kita senantiasa 'tinggal' di dalam firman Tuhan: merenungkan firman itu siang dan malam, memperkatakan dan mempraktikkan. Sayangnya dalam hidup sehari-hari banyak dari kita yang tak mengalami kuasa dari pedang roh itu, karena kita menggunakan mulut kita bukan untuk memperkatakan firman Tuhan, melainkan memperkatakan perkataan-perkataan yang sia-sia. Ketika dicobai di padang gurun Kristus menggunakan Pedang Roh, yaitu firman Tuhan, untuk melawan tipu muslihat Iblis. Ia tampil sebagai pemenang dan Iblis lari tunggang langgang.

Alami kedahsyatan kuasa firman Tuhan dengan memperkatakan di segala situasi!




OTHER RENUNGAN


Raja Di atas Salib

Bacaan : Yohanes 19:16-27 Seorang raja identik dengan mahkota emas dan istana serta singgasana megah. Makin megah simbol-simbol it ...

Kasih Dan Pengkhianatan

Bacaan : Yohanes 13:21-30 Pengkhianatan adalah tindakan tercela yang menimbulkan luka terdalam yang bisa dialami seseorang. Apakah ...

Hidupku Hanya untuk MemuliakanMu

Bacaan : Yosua 12 Prestasi dan ambisi pribadi demi mencari nama sering kali menjadi jebakan bagi kita dalam mengikut Tuhan. Namun, ...

Pembela Kebenaran

Bacaan : Yohanes 7:45-52 Menjadi pembela kebenaran tentu bukan perkara mudah, apalagi jika kita sudah tahu bahwa itu berisiko. Kar ...

Kematian Yang Berharga Di Mata Allah

Bacaan : Ulangan 34 Setiap manusia harus mati sebagai konsekuensi dosa. Namun, kematian Musa yang akan kita lihat dalam nas ini me ...