BIJI MATA TUHAN

  • 2020-07-21 06:21:58

Baca:  Mazmur 17:1-15

"Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu"  Mazmur 17:8

Siapa yang mau menjadi budak? Tak seorang pun manusia di dunia ini mau menjadi budak bagi orang lain. Budak identik dengan penderitaan dan penindasan. Namun inilah yang dialami oleh bangsa Israel, menjadi budak di Mesir. Sebagai budak hidup mereka sangat menderita dan berada dalam tekanan yang hebat. Mengapa ini terjadi? Ini adalah akibat pemberontakan mereka sendiri kepada Tuhan. Apakah Tuhan tinggal diam? Tidak! Tuhan berkata,  "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya,"  (Keluaran 3:7-8)

Tuhan sangat mengasihi bangsa Israel, Dia tidak akan membiarkan mereka hidup dalam penderitaan dan penindasan. Ia memiliki rancangan luar biasa yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan hari depan yang penuh harapan (baca  Yeremia 29:11); Ia hendak membawa mereka menuju Tanah Perjanjian, suatu negeri yang berlimpah susu dan madunya.  "sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya--:"  (Zakharia 2:8b), karena itu  "Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya."  (Ulangan 32:10b).

Sebagai orang percaya kita sangat berharga di hadapan Tuhan, seperti biji mataNya; berarti kita senantiasa dalam perlindungan dan pemeliharaanNya. Pergumulan apa pun yang sedang kita alami pasti turut dirasakanNya. Jadi jangan takut dan kuatir sebab Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang setia dan tidak pernah ingkar terhadap semua janjiNya. Daud, yang walaupun adalah seorang raja besar, tetap menyadari bahwa ia hanyalah manusia biasa, di mana diluar Tuhan ia tidak bisa berbuat apa-apa dan tak berarti apa-apa. Karena itu Daud sangat merindukan dirinya sebagai biji mata Tuhan.

Menjadi biji mata Tuhan berarti kita dijagaNya, dilindungiNya dan dipeliharaNya; karena itu jangan takut!



OTHER RENUNGAN


Tidak Ada Kata Pensiun

Bacaasn : Yosua 13:1-7 Tuhan dapat memakai setiap orang tanpa memandang usia untuk melayani Dia. Namun, stigma sering kali diberik ...

Rekam Jejak Iman

Bacaan : Hakim-Hakim 5 Rekam jejak artinya kumpulan informasi mengenai aktivitas dan kinerja seseorang pada masa lalu. Ini mencaku ...

Hiduplah Bagi Tuhan

Bacaan : Hakim-Hakim 10:1-5 Setelah Abimelekh mati, bangsa Israel mengalami kekosongan kepemimpinan. Memang tidaklah mudah menemuk ...

Wasiat Terakhir

Bacaan : Yosua 23 Jika kita adalah orang tua dan kita tahu akan segera meninggalkan dunia ini, kira-kira apa wasiat terakhir kita ...

Retrospeksi

Bacaan : Hakim-Hakim 6:1-24 Mungkin kita sering mendengar kata "introspeksi", tetapi jarang mendengar kata "retrospeksi". Kata ini ...