Waktu Tuhan

  • 2026-01-15 08:25:52

Bacaan : Yohanes 7:1-13

Pada umumnya, setiap orang suka jika kemampuannya diakui oleh orang lain. Maka tidaklah mengherankan jika banyak orang berjuang sedemikian rupa supaya diakui dan bahkan dihormati. Misalnya dengan berjuang untuk mendapatkan gelar yang tinggi, mempunyai harta melimpah, dan lain sebagainya.

Pemikiran yang serupa juga muncul pada saudara-saudara Yesus. Ketika Hari Raya Pondok Daun tiba, saudara-saudara Yesus meminta Dia untuk pergi ke Yudea (3), untuk melakukan mukjizat-mukjizat seperti yang Yesus lakukan sebelumnya di Hari Raya Paskah. Mereka berpikir akan makin banyak orang yang mengikuti Yesus dan mengenal-Nya karena dalam perayaan tersebut sangat banyak orang yang hadir.

Bisa jadi, kita juga sependapat dengan saudara-saudara Yesus apalagi jika sudah mendengar alasan mereka. Apa kata mereka? Katanya "Sebab, tidak seorang pun melakukan sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau dikenal luas. " (4). Untungnya, Yesus tidak serta-merta mengikuti saran tersebut. Yesus sadar bahwa waktu-Nya belum tiba (6). Ia memang ikut ke pesta itu, tetapi diam-diam (10).

Dari kisah ini, kita dapat belajar tentang pentingnya pengendalian diri, sabar menanti waktu Tuhan, dan menahan diri supaya tidak tergoda oleh popularitas sesaat sehingga kita seakan mencuri kemuliaan Tuhan. Walaupun bagi sebagian orang, ini adalah kesempatan emas atau momentum terbaik, tetapi bagi Yesus waktu Tuhan lebih penting. Yesus tidak mau tergoda untuk melangkah lebih jauh, lebih awal dari rencana Allah. Dia hanya mau melangkah sesuai waktu yang diperintahkan Bapa.

Bukankah banyak anak Tuhan yang mempromosikan diri sebelum Tuhan sendiri yang mempromosikannya? Banyak anak Tuhan mengangkat dirinya sebelum Tuhan mengangkatnya? Hal seperti itu kerap kali terjadi. Kisah hari ini mengingatkan kita untuk belajar mengenal waktu Tuhan. Jangan kita berdalih demi kemuliaan Tuhan, padahal sesungguhnya diri kitalah yang sedang ditonjolkan. Melangkahlah sesuai waktu Tuhan!




OTHER RENUNGAN


Kasih Dan Pengkhianatan

Bacaan : Yohanes 13:21-30 Pengkhianatan adalah tindakan tercela yang menimbulkan luka terdalam yang bisa dialami seseorang. Apakah ...

Hidupku Hanya untuk MemuliakanMu

Bacaan : Yosua 12 Prestasi dan ambisi pribadi demi mencari nama sering kali menjadi jebakan bagi kita dalam mengikut Tuhan. Namun, ...

Pembela Kebenaran

Bacaan : Yohanes 7:45-52 Menjadi pembela kebenaran tentu bukan perkara mudah, apalagi jika kita sudah tahu bahwa itu berisiko. Kar ...

Kematian Yang Berharga Di Mata Allah

Bacaan : Ulangan 34 Setiap manusia harus mati sebagai konsekuensi dosa. Namun, kematian Musa yang akan kita lihat dalam nas ini me ...

Percaya Kepada Kristus

Bacaan : Yohanes 8:21-29 Pernahkah kita bertemu dengan orang yang tidak percaya Allah? Orang yang pikiran dan logikanya tidak mamp ...