Renungan Harian : Carilah Tuhan

  • 2025-04-29 06:47:36

Ayat Bacaan : Amos 5:4, “Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel : ‘Carilah Aku, maka kamu akan hidup!’

Hidup manusia penuh dengan pencarian, baik untuk memenuhi kebutuhan materi maupun emosional. Ada yang mengejar kekayaan, kesenangan, dan berbagai keinginan lainnya. Sayangnya, dalam prosesnya, manusia sering tergoda untuk berbuat dosa, bahkan merasa tak pernah puas.

Namun, apa yang dicari di dunia ini tidaklah kekal. Materi bisa habis, kesenangan bisa pudar. Seperti tertulis dalam Pengkhotbah 1:14, "Aku telah melihat segala perbuatan yang dilakukan orang di bawah matahari, tetapi lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin." Segala upaya duniawi pada akhirnya sia-sia.

Lalu, apa yang seharusnya manusia cari?

Alkitab mengajarkan kita untuk mencari Tuhan, karena hanya di dalam-Nya ada hidup yang sejati. Markus 8:36 berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya."
Hidup jauh lebih penting daripada pencapaian duniawi. Hanya Tuhan yang memberikan yang absolut, pasti, dan kekal.

Bukan berarti kita tidak boleh bekerja atau memiliki keinginan, tetapi kita harus menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama.

Mari gunakan waktu kita untuk mencari yang kekal, yaitu Tuhan!



OTHER RENUNGAN


Menagih Janji

Bacaan : Yosua 14:6-15 Kata orang, janji adalah utang. Utang harus dibayar, maka janji juga harus ditepati. Hal ini memberi pering ...

Jangan Salah Fokus !

Bacaan : Yohanes 20:11-18 Maria Magdalena tidak dapat menyembunyikan kesedihannya. Ia berdiri di luar kubur itu dan terus menangis ...

Tidak Ada Kata Pensiun

Bacaasn : Yosua 13:1-7 Tuhan dapat memakai setiap orang tanpa memandang usia untuk melayani Dia. Namun, stigma sering kali diberik ...

Rekam Jejak Iman

Bacaan : Hakim-Hakim 5 Rekam jejak artinya kumpulan informasi mengenai aktivitas dan kinerja seseorang pada masa lalu. Ini mencaku ...

Hiduplah Bagi Tuhan

Bacaan : Hakim-Hakim 10:1-5 Setelah Abimelekh mati, bangsa Israel mengalami kekosongan kepemimpinan. Memang tidaklah mudah menemuk ...